Informasi Pemanfaatan Tumbuhan dan Satwa Liar


Pemanfaatan Specimen Tumbuhan dan Satwa Liar

 

Pemanfaatan non komersial

Pemanfaatan specimen tumbuhan dan satwa liar dapat dibedakan menjadi pemanfaatan non komersial untuk tujuan pengkajian, penelitian dan pengembangan, peragaan non komersial, pertukaran dan pemeliharaan untuk kesenangan.

Pemanfaatan komersial

Pemanfaatan komersial untuk tujuan penangkaran, perdagangan, peragaan komersial dan budidaya tanaman obat hanya dapat dilakukan oleh pengedar tumbuhan dan satwa liar dalam atau luar negeri yang berbentuk perusahaan perorangan, koperasi, BUMN, BUMD atau BUMS.

Prosedur pemanfaatan tumbuhan dan satwa liar (TSL) :

1.  Penentuan kuota oleh LIPI dan Ditjen PHKA Dephut.

2.  Izin menangkap/mengumpul oleh Ditjen PHKA (jenis dilindungi) dan BBKSDA/BKSDA (jenis tidak dilindungi).

3.  Izin angkut dalam negeri (SATS-DIN) oleh BBKSDA/BKSDA.

4.  Izin angkut luar negeri (SATS-LN) oleh Ditjen PHKA.

Komentar
  1. Heri mengatakan:

    masyarakat awam sangat tidak mengetahui informasi mengenai penangkaran satwa yang dilindungi maupun tidak. kalau-pun masyarakat awam tersebut ingin dan bersedia mengupayakan penangkaran untuk perorangan / bisnis tetap mereka buta. terutama mengenai penyusunan proposal yang sesuai standar BKSDA dan Dirjen PHKA. sehingga seyogya-nya kita BKSDA Dep Kehutanan RI jika ingin total mengajari masyarakat untuk loyal dalam sosialisasi BKSDA dan Dirjen PHKA, buatlah sample / contoh-contoh draft yang bisa ditiru atau dibuat berdasarkan format standar tersebut…., jadi jangan mau-nya masyarakat ikut tertib padahal oknum atau bahkan departemen dengan sengaja menciptakan kesempatan pekerjaan bisnis sampingan atau mafianisasi aturan departemen sendiri. jangan selalu punya slogan,”jika bisa dipersulit, kenapa tidak dipersuli”. jangan menjadi watak yang jelek….

    • bbksdajatimwil1 mengatakan:

      Apabila saudara Heri Sartono berniat untuk melakukan penangkaran satwa maka dapat menghubungi kantor Balai Besar/Bidang Wilayah/Seksi Wilayah/Resor setempat. Saudara akan mendapatkan penjelasan dan bimbingan dari petugas kami sebagaimana penangkar-penangkar yang lainnya. Pelayanan ini akan kami berikan dengan tulus dan sebaik-baiknya, tidak ada upaya menyulitkan masyarakat apalagi pemungutan biaya. Kami setuju bahwa budaya korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) harus diberantas, baik itu dilakukan oleh aparat yang menerima sogokan maupun oleh masyarakat kita sendiri.

  2. m.hariyanto mengatakan:

    Saya optimis bahwa jajaran PNS Kementrian Kehutanan
    sekarang dan kedepan semakin profesional melayani masyarakat
    apalagi jika pekerjaannya mendapat penghargaan dan penilaian yang seimbang

    Alam hayati diciptakan Tuhan untuk manusia
    jadi kenapa tidak, Manfaatkanlah
    tapi….Jangan buat kerusakan
    Tuhan akan marah
    Tuhan akan marah
    Tuhan Akan Marah
    saya pun marah

    Semoga mereka yang berbuat kerusakan dan kedzoliman terhadap alam segera sadar dan kembali kepada yang Maha Kuasa

    Manfaatkanlah tumbuhan dan satwa liar secara Legal; prosedural;arif dan berkeadilan
    agar Manfaatnya dapat dirasakan baik oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s