Cagar Alam Gunung Sigogor


Cagar Alam Gunung Sigogor di Ponorogo seluas 190,5 Ha

SK : GB No. 23 Stbl. 471, 4 September 1936

Keadaan Fisik

Letak dan Luas :
– Wilayah Administratif : Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo.
– Geografis : 07°48′-07°50′ LS dan 111°36′-111°38′ BT
– Batas-batas
– Sebelah Utara : Hutan Lindung dan Hutan Produksi PT Perhutani
– Sebelah Selatan : Hutan Lindung PT Perhutani
– Sebelah Barat : Hutan Lindung dan Hutan Produksi PT Perhutani
– Sebelah Timur : Wilayah Kabupaten Madiun
– Luas : 190,5 Ha

Topografi : Berbukit-bukit (terletak di lereng barat Gn. Wilis) dengan
medan berlereng sedang hingga curam pada ketinggian 100-1.700 mdpl. Puncak-puncak tertinggi antara lain terdapat di bagian selatan (daerah Patok Banteng dan Batu Blandar) dan di bagian timur (daerah Cenger).

Geologi dan Tanah : Formasi geologi terdiri atas batuan vulkanik muda sedangkan jenis tanahnya merupakan kompleks mediteran dan litosol yang sangat peka terhadap erosi.

Iklim :

a. Tipe C dengan nilai Q=57% (Schmidt dan Ferguson).
b. Curah hujan rata-rata tahunan sebesar 2582 mm dengan jumlah hari hujan sebanyak 142 hari.
c. Musim hujan terjadi pada bulan Nopember hingga Mei. Suhu udara pada malam hari berkisar antara 15-20°C dan pada siang hari antara 30-35°C.

Keadaan Biologi
Tipe Ekosistem : Hutan hujan tropis pegunungan.
Flora : Didominasi oleh pasang (Quercus sondaica), jamuju (Podocarpus imbricatus), rasamala (Altingia excelsa), dali (Radermachera gigantea), wesen (Dodoneca viscosa), kodokan (Macropanax dispermum), morosowo (Engelhardis spicata), embacang (Mangifera foetida), puspa (Schima wallichii), salam (Eugenia polyantha), dll.

Fauna : Berbagai jenis burung seperti rangkok (Buceros rhinoceros), elang bondol (Haliastur indus), raja udang (Halchyon chloris), dan tulum tumpuk (Megalaima javanensis). Beberapa jenis mamalia seperti macan tutul (Panthera pardus), monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), lutung (Presbytis cristata), dll.

Aksesibilitas : Madiun/Ponorogo – Mliwir (bus/mini bus/angkutan pedesaan ±18km) -Telaga Ngebel (angkutan pedesaan/ojeg) – Dukuh Sekethip (jalan kaki ±10 km) – CA Gunung Sigogor (jalan kaki ±2 km).

IMG_0155

IMG_0211

Foto :  Inventarisasi Potensi Kawasan di C.A. Sigogor, 2009



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s